Ini Dialog Aiptu Sunaryanto dengan Penodong di Angkot, Lalu Kalimat Sakral Dilafalkan…

undefined

Aiptu Sunaryanto (tengah).

Ini komunikasi Aiptu Sunaryanto (S) dengan Hermawan (H).

S: Mas ada apa? Bisa saya bantu?

H: Diem lu polisi t*i.

S: Sudah tenang saya bantu.

H: Diam! gua bunuh nih.

S: Tenang mas tenang, saya bantu.

H: Bantu apa? Kalau mau bantu, bawa angkot ini, kita jalan.

S: Mas, tolong ibu sama anaknya dilepas, nanti kamu sama saya ke Polsek, saya jamin kamu enggak akan diamuk massa.

H: Enggak mau, saya enggak mau, kalau kau bantu saya, bantu sekarang.

S: Sabar saya ini polisi.

H: Iya kalau bisa sekarang juga pak.

Sunaryanto meminta Hermawan untuk tetap tenang.
Dia masih mencoba membujuk Hermawan untuk melepaskan Risma dan anaknya.

Sementara, massa di sekitar sudah geram melihat tingkah laku Hermawan. Sunaryanto meminta warga tetap tenang dan sedikit menjauh dari TKP.

Negosiasi berlangsung alot. Hermawan bersikeras agar Sunaryanto membawa angkot tersebut.
Tujuannya, agar Hermawan bisa terbebaskan dari amukan massa, dan melarikan diri.

Sunaryanto bernegosiasi kurang lebih sekitar 30 menit.

“Nego setengah jam,” jelas Sunaryanto seperti dikutip tribunnews.com.

HALAMAN SELANJUTNYA >>

Tags: #Ini Dialog Aiptu Sunaryanto dengan Penodong di Angkot #Lalu Kalimat Sakral Dilafalkan…

Leave a reply "Ini Dialog Aiptu Sunaryanto dengan Penodong di Angkot, Lalu Kalimat Sakral Dilafalkan…"

Must read×

Top